Selasa, 05 Februari 2013

Cara Menggunakan BlackBerry Messenger Untuk Bisnis

Apa manfaat BlackBerry bagi sobat belajar online saat ini ? hanya sebagai sarana untuk bersosialisasi di situs jejaring sosial atau cuma untum BBM-an saja ?
Kalau terjun ke dunia bisnis apalagi terjun ke dunia bisnis online rasanya dengan banyaknya pemilik gadget BlackBerry di Indonesia akan memudahkan para pebisnis online untuk untuk mengembangkan usaha mereka. Ulasan kaltimpost.co.id berikut rasanya bisa menjadi inspirasi bisnis anda dalam mengembangkan usaha dengan memanfaatkan BBM (BlackBerry Messenger).
Usaha yang memberi keuntungan banyak tidak harus dimulai dengan modal besar. Bermodal Rp 500 ribu, seorang gadis yang tidak memiliki latar belakang pendidikan usaha ini mampu mandiri memenuhi kebutuhan hidupnya.

DENGAN keyakinan setiap orang bisa sukses, ia tidak ragu memulai usahanya sewaktu masih berusia 18 tahun. Hingga sekarang, sudah ribuan pelanggan dimilikinya.

Awalnya, Siti Ardianty Zulfina, iseng membeli barang aksesori melalui online shop. Gadis yang akrab disapa Fina ini tertarik membeli barang melalui jaringan internet, karena tidak harus langsung datang ke tempat penjualan. Dengan duduk di depan laptop, Fina yang hobi membaca ini dapat memesan barang sesuai keinginannya.

Melihat barang yang dipesannya berkualitas bagus, Fina tertarik membeli lagi, tapi dalam jumlah banyak. Mahasiswi Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman (Unmul) ini pun menggunakan uang Rp 500 ribu di tabungannya untuk memesan lagi barang tersebut, untuk dijual kembali. “Saya beli barang ke pemiliknya banyak, biar bisa dapat harga grosir,” ujar Fina yang Oktober lalu mengantongi gelar sarjana (S-1).

Setelah barang yang dibelinya datang, Fina kemudian menawarkan barang tersebut kepada teman-temannya. Respons baik pun diterima. Barang yang ia jual laris. Melihat permintaan semakin banyak, putri pasangan Budi Haryadi dan Raudah ini berinisiatif mengembangkan usahanya dengan membuka online shop.

Langkah cepat pun dilakukan Fina. Diawali dengan memesan barang ke online shop langganannya, dia kemudian menawarkannya melalui media sosial, seperti facebook dan media online lain. “Saya mulai dengan facebook, terus lewat BBM (BlackBerry Messenger), walau awalnya saya sangat tidak suka memakai BBM, tapi kalau untuk penjualan, ya, kenapa tidak,” ujar Fina, ketika ditemui di salah satu kafe di Unmul.

Ketidaksukaan Fina menggunakan BBM memiliki alasan. Ia tidak ingin terlalu sibuk dengan komunikasi-komunikasi yang tidak penting. Namun, enggannya Fina menggunakan BBM terbayar dengan hasil yang ia dapatkan sekarang.

Dengan BBM, Fina merasakan efektivitas dan efisiensi dalam melakukan komunikasi dengan pelanggannya. Walau ia sedikit kebingungan, karena tiap menit ada saja pemberitahuan di BBM-nya. Itu karena konsumennya banyak memesan dan menanyakan soal barang yang tersedia. Barang yang dijual Fina di antaranya, baju, sepatu, dompet, dan beragam aksesori.

Menginjak enam bulan usia online shop Fina, ternyata memiliki perkembangan signifikan. Hal itu terbukti dengan pelanggan yang semakin ramai, baik dari Samarinda maupun luar Kota Tepian. Melihat hal itu, Fina pun membuka toko di Jalan Lambung Mangkurat Samarinda dan di Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar).

Tujuan membuka toko itu untuk memudahkan pelanggannya mengambil barang yang telah dipesan. Manfaat lainnya, untuk mendekatkan usahanya kepada pelanggan. Dengan membangun cabang, Fina yakin usahanya bisa semakin dikenal.

Bisnis online shop yang digeluti gadis yang sekarang berusia 21 tahun ini mendapat dukungan kedua orang tuanya. “Tidak jarang ayah menawarkan memberi suntikan dana buat usaha Fina, tapi Fina menolak,” ujarnya.

Fina tidak ingin bergantung pada orang tuanya. Ia tetap berusaha mandiri. Sekian banyak masalah pernah dialaminya, dari pembeli yang komplain karena pesanan datang terlambat, sampai pembeli yang marah-marah akibat barang yang datang tidak sesuai pesanan.

“Banyak pelanggan yang sudah komplain, tapi saya tetap senyum, akhirnya pelanggan merasa segan, dan malah semakin sering memesan,” sambung anak pertama dari dua bersaudara ini.

Berkat bisnis yang dijalankannya, beberapa kali Fina menjadi narasumber di stasiun radio ternama di Samarinda. Dalam acara yang berlangsung tersebut, banyak pendengar yang menghubungi untuk mengetahui usaha yang dijalani Fina ini.

“Banyak pendengar kami yang menghubungi untuk bicara langsung dengan Fina, karena mereka tertarik dengan Fina yang pandai melihat peluang usaha,” ujar Vidita, salah satu penyiar stasiun radio di Samarinda.

SUTRISNO, Samarinda

Jadi kalau selama ini layanan BlackBerry Messenger (BBM) selalu menguras kantong anda ubahlah BBM Messenger sebagai mesin pendulang yang akan mengisi rekening bank sobat belajar online. Setuju ga ?

Sumber : http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/2594/mulanya-tak-suka-bbm-sekarang-berpenghasilan-lewat-bbm.html.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar