TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Penggunaan smartphone BlackBerry tak hanya dimanfaatkan orang perorang. Hotel Mercure Pontianak juga memanfaatkan BlackBerry untuk berinteraksi dengan tamu dan pelanggan, serta masyarakat umum.
Public Relation Manager Mercure Pontianak, Teddy Manangka, mengatakan Hotel Mercure Pontianak sudah memanfaatkan BlackBerry beserta fitur yang ada di smartphone tersebut, untuk berinteraksi dengan tamu serta pelanggan.
Selain itu perangkat BlackBerry tersebut juga dimanfaatkan sebagai media untuk menyampaikan informasi yang ada di Mercure. Tak hanya informasi ketika ada promo, akan tetapi juga informasi yang bermanfaat lainya.
"Kita menggunakan fasilitas BlackBerry sejak Januari 2011. Mercure yang bergerak di bidang jasa ingin memberikan informasi yang jelas dan update informasi terbaru, dan orang juga bisa menerima informasi itu dengan jelas baik, terkait mengenai info yang berhubungan dengan jasa maupun informasi tentang promo," ungkap Teddy kepada Tribun, Jumat (13/4/2012).
Ia mengatakan, perubahan gaya hidup masyarakat dan seiring dengan perkembangan teknologi, membuat BlackBerry merambah di Kalbar, khususnya Kota Pontianak selama tiga tahun terakhir. Karena itu pihaknya menjadikan BlackBerry sebagai alternatif untuk menyampaikan informasi.
Menurutnya, BlackBerry sangat membantu Mercure untuk berinteraksi dengan tamu, pelanggan, serta masyarakat. "Kita juga dapat memberikan tips-tips kepada pelanggan melalui BlackBerry," ungkapnya.
"Orang yang ada di rumah bisa mendapatkan informasi tentang Mercure, misalnya masalah penginapan, penyewaan tempat acara, dan informasi lainnya. Hanya dari rumah dan tak mesti datang ke Mercure, terutama bagi mereka yang dari daerah atau luar Kalbar," tuturnya.
Bahkan menurut Teddy, ada pula yang menanyakan tentang informasi yang tidak berkaitan dengan Mercure. "Seperti kemarin orang menanyakan di Pontianak perayaan Cap Go Meh, dimana, berapa jauh dari pusat kota? Informasi itupun kita sampaikan jika ada yang bertanya," katanya.
Mengenai fitur yang digunakan, kebanyakan memang kita memanfaatkan media sosial yang banyak digunakan, seperti Facebook, dan Twitter, serta Blackberry Mesengger (BBM). "Untuk Facebook sendiri kita menyediakan tiga account, yaitu Mercure Pontianak Full, Mercure Pontianak II, dan Mercure Pontianak.
Sedangkan melalui Twitter hanya dengan mengklik Mercure Pontianak sudah bisa ditemukan. Kemudian melalui BBM kita menyediakan PIN 27616413," terangnya.
Layanan ini tidak hanya diperuntukkan kepada tamu dan pelanggan Mercure saja, akan tetapi juga diperuntukkan masyarakat yang belum pernah menginap di Mercure.
Teddy mengatakan sekali diberikan informasi melalui BlackBerry, 30 persen di antaranya selalu ada fit back, dan 70 persen menerima.
"Dengan memberikan informasi lewat BlackBerry cukup efisien, menghemat energi, dan bisa menghemat pulsa. BlackBerry yang dijadikan satu layanan di Mercure ini langsung saya yang handle, dan setiap saat harus dibaca dan update info secara berkala sesuai kebutuhan," papar Teddy.
Praktis dan Efisien
Jimmy Ibrahim, satu di antara staf Humas Pemkot Pontianak, memanfaatkan Blackberry sebagai penunjang kerjanya. Tupoksinya sebagai humas sangat terbantu dengan fitur-fitur yang ada di Blackberry, khususnya dalam penyampaian dan penyebaran informasi.
"Dengan adanya BBM jelas sangat membantu, terutama untuk menyampaikan informasi yang diterima dari atasan kepada media. Biasanya ketika ada informasi kegiatan, saya informasikan melalui BBM bagi mereka yang memiliki Blackberry, baik informasi kegiatan di pemkot maupun informasi lainnya yang harus disampaikan, sesuai kapasitasnya sebagai humas," ujar Jimmy kepada Tribun, Rabu (11/4/2012).
Penyebaran info melalui BBM tak hanya dari kontak ke kontak, bahkan juga melalui grup-grup yang dibuat. Sehingga penyampaian informasi cukup sekali, semua yang ada di grup sudah bisa membaca.
Ia mengaku sudah memanfaatkan fitur BBM sejak 2009 lalu. Melalui fitur ini, ia merasa lebih mudah berkomunikasi dan berbagi informasi kepada media, baik cetak, elektronik, maupun radio, yang ada di Kota Pontianak.
"Selain untuk menunjang kerja untuk menyampaikan informasi fitur BBM juga untuk ajang silaturrahim kepada sesama, tak hanya kalangan media akan tetapi semua masyarakat," ungkap Jimmy. Penggunaan BB kata dia, sangat banyak manfaatnya selain lebih praktis juga lebih efisien.
Info Lebih Cepat
Syarifah Maulina, reporter media cetak di Kota Pontianak, juga menggunakan smartphone BlackBerry. Dengan fitur yang ada di dalamnya, ia merasa terbantu. Selain dimanfaatkan untuk BBM-an, Ia juga memanfaatkan Blackberry untuk mencari informasi terkini, baik lokal maupun nasional untuk pengetahuannya.
"Blackberry sangat-sangat menunjang pekerjaan. Bisa digunakan mengetik berita, wawancara narasumber, kemudian bisa mengetahui informasi-informasi kegiatan atau kekejadian via grup wartawan di Blackberry," ujarnya, Kamis (12/4).
Perempuan yang akrab disapa Ipeh ini mengaku sudah sejak 2010 memanfaatkan Blackberry sebagai penunjang kerjanya. Hampir semua fitur ia manfaatkan. Baik email, Facebook, Twitter, BBM, kamera dan sebagainya. Namun dari kesemua fitur yang ada ia paling senang dengan fitur BBM.
"Kalau BBM saya suka karena simpel dan bisa cepat. Jadi tak perlu SMS lagi. Dengan adanya Blackberry, informasi saya dapatkan lebih cepat. Kalau sebelum punya Blackberry, informasi kadang suka telat tahunya, bahkan gak tahu sama sekali. Contohnya kebakaran sangat cepat diinfokan," katanya.
Sedangkan email, bisanya dia gunakan untuk mengirim berita. Selain itu, ia juga memanfaatkan Blackberry untuk mengetahui informasi tentang Kalbar maupun nasional dengan membuka portal berita online di Blackberry miliknya.
Demikian pula dengan Rino Kartono Mawardi, seorang jurnalis radio. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya fitur BBM dalam menjalankan profesinya sebagai seorang reporter. Menurutnya melalui Blackberry para jurnalis sangat mudah berkomunikasi dan berbagi informasi satu dengan yang lainnya terutama fitur BBM.
"Saya merasa terbantu sekali dengan adanya BBM. Bisa memberikan informasi antar sesama jurnalis. Karena selama ini, setiap ada kejadian atau peristiwa, teman-teman yang lebih dulu mengetahui seuatu peristiwa bisa langsung memberikan informasi kepada jurnalis lainnya. Terutama di grup BBM," ujar Rino.
Ia mengatakan BBM juga sebagai ajang silaturrahmi antar sesama jurnalis. Selain itu, BBM juga bisa menjadi wadah untuk mengirim berita kepada redaktur dan berbagi informasi kepada jurnalis lain yang berada di satu wilayah liputan.
Sarana Bisnis
Kemajuan teknologi kian memudahkan orang berkomunikasi lewat dunia maya. Dengan jaringan internet, komunikasi antarorang yang berada pada dua tempat yang berjauhan, dapat dibuat tanpa batas. Misalkan dengan media Blackberry Messenger (BBM), orang leluasa bercengkerama tanpa direpotkan dengan jarak yang saling berjauhan.
Kecanggihan teknologi itu dimanfaatkan Herlyn (19), mahasiswi Politeknik Negeri Pontianak untuk berbisnis online, melalui media BBM dan facebook. Herlyn yang sudah dua bulan terakhir menggeluti bisnis online, menjual produk seperti pakaian cowok,cewek, aksesoris, soft lens dan tas lewat media BBM.
Herlyn yang memulai bisnis online sejak 2010 ini mengaku, cukup mudah dan tak perlu mengeluarkan banyak tenaga untuk mengembangkan bisnisnya. "Praktis dan mudah. Modal yang dikeluarkan juga tidak besar, hanya uang pulsa untuk paket perbulan," ujarnya saat ditemui Tribun, baru-baru ini.
Ketertarikan Herlyn berbisnis online dengan menggunakan media BBM bermula saat dia iseng memasarkan pakaiannya yang dia beli dan tak cocok dikenakan. Kemudian dia foto pakaian itu dan ditampilkan di display picture (DP) BBM-nya.
"Tak lama berselang, teman-teman pada tertarik dengan baju itu. Malah, teman-teman ingin pesan baju itu dengan warna yang berbeda. Akhirnya saya order baju dengan warna yang beragam. Dari sini, saya ketagihan berbisnis via media online," jelasnya.
Cara Herlyn memasarkan produk-produknya yakni dengan membuat grup BBM yang dikhususkan untuk memamerkan aneka produk yang dijualnya. Begitu pula di media facebook, Herlyn selalu memasang gambar-gambar atau katalog produk pada profile picture (PP) di grup yang dibuatnya sendiri.
Diakui Herlyn, harga-harga produk yang dipasarkannya cukup variatif. Kesepakatan harga antara Herlyn dan konsumen dilakukan lewat BBM dan facebook. setelah kesepakatan harga diperoleh, produk siap diantar ke customer atau konsumen. Sedangkan pembayaran bisa dilakukan dengan mentransfer uang lewat rekening Herlyn maupun dengan membayar langsung atau face to face.
Lantaran Herlyn menjalankan bisnis onlinenya dan tinggal di Pontianak, untuk konsumen yang tinggal di Pontianak, Herlyn mengantarkan sendiri produknya ke tangan konsumen dan tidak dibebani ongkir atau ongkos kirim.
"Sedangkan untuk konsumen yang menetap, misalnya, di Kabupaten Ketapang atau Kabupaten Sintang, dibebani ongkos kirim dan kita menggunakan jasa-jasa pengiriman yang ada di Pontianak dimana tempo pengirimannya bisa 1 hingga 3 hari," paparnya.
Tanggapan pasar terkait bisnis lewat media online, diakui Herlyn, cukup positif dan menjanjikan. Pangsa pasar Herlyn berasal dari kalangan remaja, ibu rumah tangga, mahasiswa dan pegawai negeri. Keuntungan yang didapat juga cukup memuaskan Herlyn.
"Keuntungan dari berbisnis online lumayan buat nambah-nambah jajan saya. Selain itu, untuk pemenuhan kebutuhan-kebutuhan umumnya perempuan, saya tidak perlu meminta uang ke orangtua. Saya juga bisa menabung dan hal yang tak kalah penting yakni saya mau belajar mandiri," katanya.
Fitur Grup Jadi Toko
Oky Rachmawati Amir (19) juga memanfaatkan Blackberry untuk berbisnis online. Dengan menjamurnya tren berbelanja online saat ini, mendorong mahasiswi Polnep ini untuk mencoba menjalankan bisnis via media online dengan memanfaatkan media BBM dan facebook. Diakuinya, berbisnis lewat media online sangat cocok untuk mahasiswa seperti dia.
"Sungguh praktis, kita dapat berbisnis dengan customer dalam keadaan apapun. Dengan menggunakan media online, saya seolah membuka toko yang tidak mengenal tutup," katanya.
Melalui BBM, dia membuat grup dimana pada grup tersebut terdapat gambar produk-produk yang dijual sepeti baju, tas, aksesoris dan beberapa produk lainnya.
"Customer tinggal memilih-milih barang yang mereka inginkan dengan langsung PM (Personal Massage) atau pesan sesuai harga yang telah disepakati bersama," ujarnya.
Berhubung Oky berasal dari daerah, dengan keuntungan yang didapat dari berbisnis online, Oky dapat menambah-nambah uang jajan dan memenuhi kebutuhannya sehari-hari tanpa perlu meminta tambahan kiriman uang dari orangtua. (ful/acu/ Tribun Pontianak cetak)